Jumat, 02 Desember 2011

Asal Usul Kota Lubuklinggau

Pada zaman Kerajaan di Lubuklinggau banyak para pendekar yang sakti dan siapa yang paling kuat maka dialah yang berkuasa. Ada sebuah kerajaan yang dipimpin oleh raja yang bijaksana dan adil. Ia memiliki dua orang anak, yaitu anak laki-laki bernama Linggau dan anak perempuan bernama Dayang Torek. Linggau mempunyai kesaktian yang hebat. Karena dia belum menikah maka dia dujuluki bujang tua. Adiknya Dayang Torek adalah seorang gadis yang sangat cantik. Karena kecantikannya banyak raja-raja dari negeri seberang yang jatuh cinta kepadanya.

Pada saat itu, kecantikan Dayang Torek terdengar oleh pendekar yang sangat sakti yaitu Si Pahit Lidah. Ia memiliki kesaktian yaitu sumpahnya yang pahit dari lidahnya, jika dia tidak suka dengan seseorang maka di sumpahnya menjadi batu. Untuk menghindari Si Pahit Lidah, Linggau pun menyembunyikan adiknya di bawah dasar sungai dengan menancapkan taring giginya ke dasar sungai hingga dalam. Disitulah Dayang Torek bersembunyi dan tak satu orang pun tahu Lubuk(dasar sungai yang dalam) itu merupakan tempat persembunyian Dayang Torek. Dari banyaknya lubuk di sungai Lubuklinggau, itulah lubuk yang memiliki keanehan. Sampai sekarang lubuk itu ditakuti karena sangat dalam dan setiap tahunnya memakan korban.

Karena yang membuat lubuk tersebut adalah Linggau, maka lubuk tersebut dinamakan Lubuklinggau. Lubuk itu berada di bawah jembatan Dusun Linggau di Kecamatan Lubuklinggau Barat I. Lubuk tersebut kecil, tapi airnya sangat tenang tanpa adanya batu. Maka sejak peristiwa dulu, hingga sekarang dikenal dengan dusun Linggau dan sampai sekarang menjadi Kota Lubuklinggau.

Sabtu, 08 Oktober 2011

Lubuklinggau

Kotaku Lubuklinggau yaitu kota terbesar ke 2 di Sumatera Selatan, Indonesia setelah kota Palembang.
Lubuklinggau terletak di perbatasan Provinsi Bengkulu dan Sumatera Selatan.

Kotaku memiliki sejarah peninggalan Belanda seperti rel kereta yang dibuat saat zaman penjajahan Belanda yang masih dipakai sampai sekarang. Selain itu juga terdapat bendungan yaitu bendungan "watervang" yang pernah digunakan orang Belanda untuk irigasi pertanian kota Lubuklinggau , tetapi sekarang tempat itu menjadi tempat wisata, dan pernah menjadi tempat pengambilan film stasiun TV swasta.

Kotaku Lubuklinggau jarang sekali terjadi bencana, itu dikarenakan di Lubuklinggau tidak terdapat gunung berapi yang aktif/nonaktif melainkan sebuah bukit yang indah dan terkenal di Lubuklinggau yaitu Bukit Sulap. Bukit Sulap dapat terlihat dari pusat kota Lubuklinggau dan di berbagai daerah di Lubuklinggau. Selain tidak terdapat gunung berapi, Lubuklinggau sangat jarang terjadi banjir. Sungai Kelingi yang terkenal di Lubuklinggau sangat jarang terjadi banjir mungkin tidak pernah banjir.

Lubuklinggau juga memiliki beberapa tempat wisata , selain Bukit Sulap dan Watervang, juga terdapat air terjun Temam yang indah. Kotaku juga pernah menjadi kota terbersih di Sumatera Selatan sebanyak 4 kali , terakhir di tahun 2010. Dan mendapatkan piala Adipura yang terletak di Pusat Kota.

Jadi datanglah ke kotaku Lubuklinggau jika tidak suka bencana , ingin menikmati pemandangan & tempat wisata yang bagus, serta kebersihan kota yang jarang ditemukan di kota lain. Come to My City Lubuklinggau.